DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
54. MENAHAN DIRI (dari kekejian) 55. MERENDAHKAN DIRI 56. MUSIBAH
57. MARAH 58. MENCELA / MEMAKI 59 MELEBIHI YANG PATUT
60. MABUK 61. MUBADZIR / ROYAL 62. MEMELACURKAN
63. MEMBERI GELAR 64. MENCURI 65. MASA TUA 66. NAFSU SEKSUAL
67. NIAT 68. PERWALIAN (yang diserahi – urusan / pemerintahan) 69. PERTENTANGAN PENDAPAT
70. PERMUSUHAN 71. PENGRUSAKAN 72. PERSAUDARAAN 73. PERINTAH BERLAKU ADIL
74. PEMBUNUHAN 75. PERZINAAN / pelacuran 76. PENDURHAKAA 77. PENDAPAT LEMAH
78. PENGECUT 79. PERBUATAN KEJI 80. REDAH HATI DAN KHUSYU
81. RENDAH BUDI 82. RIJA’ 83. RIBA 84. SALEH 85. SALING MEMAAFKAN
86. SABAR 87. SUCI 88. SYUKUR 89. SUMPAH 90. SOMBONG
91. SYAHWAT 92. TOLONG MENOLONG 93. TAMU 94. TIMBANGAN / TAKARAN
95. TAAT 96. TABAH 97. TANGGUNG JAWAB BERSAMA 98. TIPU, CURANG
99. TIDAK TERIMA KASIH 100. TAKABUR 101. UTANG PIUTANG
102. UMPAT 103. ZUHUD (tidak suka pada dunia)
KATA PENGANTAR
Pada Bag. I mengungkapkan Kata A-J dan Bag. II mengungkapkan kata K, dengan memanfaatkan pendekatan 7 M (Membaca, menterjemahkam, Meneliti, Mengkaji, Menghayati, Memaghami, Mengamalkan), maka ada kekuatan kebiasaan pikiran untuk terus mengetuk dinding jiwa, sebagai alat untuk menemukan jati diri.
Belajar dari pengalaman diatas, maka pada Bag. III, diungkapkan kata M s/d Z, agar jiwa ini memberikan satu kekuatan agar dapat memberikan cahaya yang berkelanjutan kedalam HATI.
Dengan hati yang selalu disinari cahaya kebesaran Allah Swt, maka disitu terletak kekuatan pikiran yang menuntun menjadi kebiasaan dalam menuntun sikap dan perilaku yang sejalan dengan kekuatan ISLAM dan IMAN kita yakini.
Oleh karena itu, kembangkan secara berkelanjutan usaha-usaha untuk meningkatkan kedewasaan berpikir sepanjang perjalanan hidup kita, maka disitu pula terletak kekuatan-kekuatan yang akan mempengaruhi seberapa jauh kita mampu menemukan jati diri yang berlandaskan kekuatan akhlak.
Sejalan dengan pikiran diatas, maka dengan kebiasaan dengan kedewasaan berpikir dalam rohaniah, sosial, emosional dan intelektual akan menjadi dorongan yang kuat untuk kita bisa berubah dalam bersikap dan berperilaku.
Jadi dengan memahami makna kata M s/d Z membrikan daya dorong yang kuat sebagai benih-benih pikiran untuk menuntun kepribadian kita yang berlandaskan akhlak.
Tags: AKHLAK HURUF M